Tutorial
Antigravity Agent: Cara Pakai di Gemini API
Preview September 2026: Antigravity agent di Gemini Interactions API. Cara pakai sandbox remote, tools, background job, harga token, plus tips buat developer In

Google merilis update Antigravity agent lewat kode antigravity-preview-09-2026 di Gemini Interactions API. Ini bukan chat biasa. Satu panggilan API bisa bikin agen nalar, jalanin kode, urus file, dan browsing di sandbox Linux yang di-host Google.
Artikel ini bedah cara pakai Antigravity agent Gemini API buat teman-teman yang mau cobain agen terkelola tanpa bikin harness sendiri: bedanya dari chat Gemini, langkah kode pertama, tools, background job, harga token, plus catatan praktis dari Indonesia.
Kenapa topik ini relevan sekarang? Harness agen (loop tool, state, sandbox) biasanya makan waktu berbulan-bulan. Google mengemas itu jadi satu agent id yang bisa dipanggil dari Python, JavaScript, Java, Go, atau REST. Update September 2026 menambah caching dan tool edit file — justru bagian yang sering bikin agen “muter-muter” boros token.
Apa itu Antigravity agent

Antigravity agent adalah agen terkelola tujuan umum di Gemini API. Model defaultnya Gemini 3.8 Flash. Harness-nya sama dengan yang dipakai Antigravity IDE — bedanya di sini aksesnya lewat API, bukan cuma desktop app.
Yang dikerjakan agen dalam satu loop:
- Nalar & rencana — pecah tugas jadi langkah
- Eksekusi kode — Bash, Python, Node.js di sandbox
- File — baca, tulis, edit, cari di workspace
- Web — Google Search + fetch URL
- Compaction — konteks panjang dipadatkan otomatis sekitar 135 ribu token
Batas teknis yang penting:
- Context window: sampai 1.048.576 token (dipadatkan ~135k)
- Output: sampai 65.536 token
- Input multimodal: teks + gambar (belum audio/video/dokumen)
- Status: preview — skema dan perilaku masih bisa berubah
Catatan: Jangan samain dengan postingan Antigravity IDE, CLI, atau generative UI. Yang ini fokus agen managed di Interactions API dengan id
antigravity-preview-09-2026.
Apa yang baru di preview September 2026
![]()
Rilis September (antigravity-preview-09-2026) mengupgrade harness runtime. Dokumentasi Google terakhir di-update sekitar 29 September 2026.
Upgrade yang paling terasa:
- Prompt caching lebih efisien — banyak token input sering masuk cache
- Native code search di dalam sandbox
- Line-range file editing biar edit file lebih hemat langkah
- Default model tetap gemini-3.8-flash, bisa diganti lewat
agent_config
Model yang didukung di agent_config.model:
| Model | Nilai di API | Cocok buat |
|---|---|---|
| Gemini 3.8 Flash | gemini-3.8-flash |
Default — balancing coding & tool use |
| Gemini 3.7 Flash | gemini-3.7-flash |
Generasi sebelumnya |
| Gemini 3.6 Flash | gemini-3.6-flash |
Workflow agen umum |
| Gemini 3.5 Flash | gemini-3.5-flash |
Lebih ringan |
| Gemini 3.5 Flash-Lite | gemini-3.5-flash-lite |
Hemat biaya & latency |
Kalau agen disimpan lewat agents.create, model terkunci ke setting awal. Interaksi berikutnya tidak bisa override model — biar perilaku tool-call konsisten.
Cara pakai: panggilan pertama
![]()
Prasyarat singkat:
- Akun Google AI Studio atau proyek Gemini API
- API key (
GEMINI_API_KEY) - SDK
google-genai(Python) atau@google/genai(JS) — atau REST mentah - Set
environment="remote"supaya sandbox Linux aktif
Contoh Python yang langsung jalan:
from google import genai
client = genai.Client()
interaction = client.interactions.create(
agent="antigravity-preview-09-2026",
input=(
"Baca Hacker News, ringkas 10 berita teratas, "
"lalu simpan hasilnya sebagai PDF di sandbox."
),
environment="remote",
)
print(interaction.output_text)
# Simpan interaction.id dan interaction.environment_id
# untuk lanjut di sandbox yang sama
Alur dasar:
flowchart LR A[API key + client] --> B[interactions.create] B --> C[agent preview-09-2026] C --> D[environment remote] D --> E[Sandbox Linux] E --> F[Tools: code / search / files] F --> G[output_text + steps]
Poin praktis:
- Simpan
interaction.iddanenvironment_idkalau mau multi-turn di workspace yang sama - Lihat
interaction.stepsbuat audit: reasoning, tool call, hasil eksekusi - Timeout client SDK sering perlu dinaikkan (contoh JS: 300.000 ms) karena agen bisa lama
REST setara:
curl -X POST "https://generativelanguage.googleapis.com/v1beta/interactions" \
-H "Content-Type: application/json" \
-H "x-goog-api-key: $GEMINI_API_KEY" \
-d '{
"agent": "antigravity-preview-09-2026",
"input": "Ringkas 5 berita AI hari ini jadi bullet points.",
"environment": "remote"
}'
Sandbox, tools, dan job background
Default tools saat environment di-set:
Baca juga WSL Containers: Cara Pakai di Windows Microsoft
code_execution— shell, Python, Node; install paket; jalanin tesgoogle_search— cari web publikurl_context— fetch & baca halaman- Filesystem — otomatis aktif lewat parameter environment
Tambahan yang sering dipakai production:
- Custom function — agen minta tool lokal (cuaca, CRM, DB), client eksekusi, hasil dikirim balik
- Remote MCP — server MCP HTTP streamable;
namewajib lowercase alphanumeric - Hooks — intercept
code_execution/ filesystem di dalam sandbox
Untuk tugas lama, pakai background=True:
- Create interaction dengan
background=True(butuhstore=True, default) - Poll
interactions.getsampai statuscompletedataufailed - Lanjut turn berikutnya dengan
previous_interaction_id+environment_idyang sama
Ada juga Triggers: jadwal cron + timezone + template interaction. Setiap eksekusi reuse environment yang sama, jadi file dari run sebelumnya tetap kelihatan. Cocok buat “cek PR tiap pagi” atau “bersihin issue label accepted”.
Contoh pola trigger yang aman:
- Simpan credential (GitHub token) di vault / credential store — jangan inline di JSON cron
- Set network allowlist hanya ke domain yang perlu (
api.github.com,github.com) - Tulis prompt yang idempotent: “skip issue yang sudah ada di
/workspace/solved-issues/” - Pantau
list_executions— kalau gagal beruntun, trigger bisa auto-pause
Background + trigger = combo kuat. Tapi tanpa allowlist dan budget, tagihan gampang membengkak diam-diam.
Batasan preview yang sering nyangkut:
- Tidak support
temperature,top_p,top_k,stop_sequences,max_output_tokens(balik 400) - Belum ada structured output
- Belum:
file_search,computer_use,google_maps - Function calling stateful — harus pakai
previous_interaction_id, bukan reconstruct history manual
Tips: Batasi tools kalau tugas sempit. Misal riset-only: cukup
google_search+url_contextbiar loop lebih pendek dan token lebih hemat.
Multi-turn di sandbox yang sama
Setelah panggilan pertama selesai, lanjutkan tanpa bikin environment baru. File dan state tetap ada.
followup = client.interactions.create(
agent="antigravity-preview-09-2026",
input="Perbaiki bagian yang kurang jelas, lalu buat ringkasan eksekutif 1 halaman.",
previous_interaction_id=interaction.id,
environment=interaction.environment_id,
)
print(followup.output_text)
Ini pola yang paling hemat waktu: setup dependencies sekali, lalu iterasi prompt. Kalau tiap kali environment="remote" baru, agen mulai dari nol — lebih lambat dan lebih boros token.
Ganti model & budget di create
interaction = client.interactions.create(
agent="antigravity-preview-09-2026",
input="Analisis CSV di /workspace/data.csv dan buat chart ringkas.",
environment="remote",
agent_config={
"type": "antigravity",
"model": "gemini-3.5-flash-lite", # hemat
"max_total_tokens": 50000,
},
)
print(interaction.status, getattr(interaction, "usage", None))
Kalau status incomplete, kirim input "continue" (atau instruksi baru) dengan previous_interaction_id + environment_id. Budget baru dihitung ulang per interaksi lanjutan.
Harga, budget, dan estimasi biaya
Penagihan Antigravity mengikuti token model Gemini yang dipakai + tools. Compute sandbox (CPU/RAM) gratis selama preview. Free tier dan paid project sama-sama bisa akses.
Harga perkenalan Gemini 3.8 Flash (Global, sampai 31 Desember 2026): sekitar US$0,75 / 1 juta token input dan US$3,75 / 1 juta token output. Mulai 1 Januari 2027 naik ke kisaran US$1,50 / US$7,50. Endpoint non-global sedikit lebih mahal.
Estimasi Google dari run tipikal (bukan jaminan invoice):
Fakta biaya yang sering dilupakan:
- 50–70% token input sering ter-cache → tagihan input efektif lebih rendah
- Workflow kompleks bisa menumpuk 3–5 juta token per interaksi (hingga sekitar US$5)
- Atur
max_total_tokensdiagent_configbiar tidak “lari” - Status
incompleteartinya budget habis — lanjut denganprevious_interaction_id+ budget baru
Konversi kasar ke rupiah (kurs fluktuatif; anggap Rp16.000 / US$1):
- Riset ringan ~US$0,30–1,00 → kira-kira Rp4.800–16.000
- Job berat ~US$3–5 → kira-kira Rp48.000–80.000 per interaksi
Peringatan: Satu request agen ≠ satu chat. Loop tool + reasoning bisa makan jauh lebih banyak token dari generateContent biasa. Cek usage di response sebelum scale ke production.
Cocok dicoba dari Indonesia minggu ini
Gemini API dan AI Studio bisa diakses dari Indonesia tanpa trik aneh. Yang perlu diingat:
- Billing tetap dolar (kartu internasional / Google Cloud billing)
- Belum ada “paket Antigravity khusus Indo” — ini layer API global
- Latency sandbox remote biasanya oke buat riset, scrape ringan, generate laporan, scaffolding kode
- Data sandbox ada di infrastruktur Google — cek dulu kebijakan perusahaan sebelum upload data sensitif
- Untuk UMKM/startup: mulai dari free tier +
max_total_tokenskecil, baru naikkan setelah pola biaya kelihatan - Alternatif banding: bikin agent loop sendiri di Messages/generateContent (lebih kontrol, lebih ribet), atau agen managed vendor lain (Claude Managed Agents, OpenAI Agents API, Bedrock BMA) — trade-off harness vs lock-in beda-beda
Banding singkat jalur agen Google vs “DIY”
| Pendekatan | Pro | Kontra |
|---|---|---|
| Antigravity agent | Sandbox + tools siap pakai | Preview, biaya loop bisa naik |
| generateContent + tool sendiri | Kontrol penuh | Harus bangun harness & state |
| Antigravity IDE desktop | Nyaman buat coding lokal | Bukan API produksi |
| Vertex / Agent Platform enterprise | Governance cloud | Setup & harga beda jalur |
Buat eksperimen 1–2 minggu, Antigravity agent biasanya paling cepat “keliatan hasil”. Kalau sudah butuh IAM ketat, VPC, atau audit kantor, baru bandingkan jalur Google Cloud enterprise.
Soal bahasa & output buat pembaca Indo
Prompt boleh Bahasa Indonesia. Agen biasanya ikut bahasa instruksi. Untuk laporan klien, sebutkan format eksplisit: “tulis dalam Bahasa Indonesia sehari-hari, pakai heading Markdown, jangan formal skripsi”.
Kalau butuh kutipan sumber, minta agen sertakan judul outlet + tanggal di teks — jangan andalkan link mentah saja, karena halaman bisa berubah.
Contoh use case realistis minggu ini:
- Ringkas berita / kompetitor jadi PDF bulanan
- Clone repo contoh, jalanin tes, bikin laporan fail
- Generate skrip Bash + dokumentasi singkat di sandbox
- Trigger malam hari: cek issue GitHub label tertentu (dengan allowlist network + credential vault)
Checklist
- Buat API key di Google AI Studio / Cloud
- Install SDK
google-genaiatau siapkan curl REST - Jalankan
interactions.createdenganagent=antigravity-preview-09-2026danenvironment=remote - Simpan
interaction.id+environment_iduntuk multi-turn - Set
max_total_tokenssebelum job panjang - Coba
background=True+ polling untuk tugas >1 menit - Batasi tools sesuai kebutuhan (hemat token)
- Cek usage & biaya di dashboard sebelum scale
Poin penting
- Antigravity agent = agen terkelola Gemini API, bukan chat sekali jalan
- Kode preview September:
antigravity-preview-09-2026 - Sandbox Linux remote + tools kode/file/web sudah built-in
- Harga mengikuti token Gemini; compute sandbox gratis di preview
- Pakai budget token + background job biar biaya terkendali
- Cocok buat developer Indo yang mau agen cepat tanpa bangun harness sendiri
Referensi
- Google AI for Developers (2026). Antigravity agent — Gemini API docs
- Google AI for Developers (2026). Antigravity preview-09-2026 model card
- Google AI for Developers (2026). Panduan memulai agen terkelola (Interactions API)
- Google AI for Developers (2026). Building Managed Agents overview
- Google Cloud (2026). Harga Agent Platform / Gemini 3.8 Flash
- Google Codelabs (2026). Getting started with Google Antigravity
- Google AI Studio (2026). Interactions API availability notes
- The Verge (2026). Coverage seputar Gemini 3.8 Live / agentic Google stack
- Hybrid.co.id / media tech Indo (2026). Diskusi agen AI & Gemini API di developer lokal
- DetikInet / Kompas Tekno (2026). Tren agen AI managed di cloud untuk pembaca Indonesia
- Google (2026). Gemini API release notes — September harness upgrades
- Google (2026). Triggers & background interactions documentation
Pertanyaan Umum
Apa bedanya Antigravity agent dengan chat Gemini biasa?
Apakah Antigravity agent sudah GA atau masih preview?
Berapa harga pakai Antigravity dari Indonesia?
Bisakah ganti model di tengah interaksi?
Apa yang harus disiapkan sebelum production?
Kesimpulan
Antigravity agent di Gemini Interactions API memberi jalur cepat ke agen terkelola: sandbox Linux, tools kode/web/file, background job, dan trigger jadwal — tanpa harus bikin harness dari nol. Preview September 2026 (antigravity-preview-09-2026) menambah caching, code search, dan edit file yang lebih efisien di atas Gemini 3.8 Flash.
Buat developer di Indonesia, entry-nya gampang: API key, satu interactions.create, lalu iterasi dengan budget token yang ketat. Mulai dari tugas kecil, ukur biaya per interaksi, baru naikkan ke trigger dan MCP. Selama masih preview, anggap skema bisa berubah — tapi pola cara pakai Antigravity agent Gemini API di atas sudah cukup buat eksperimen serius minggu ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Tinggalkan komentar