Teknologi

Cara Hilangkan Iklan di Android TV Tanpa Root, Pakai CleanYourTV yang Lagi Viral

M
Mughu
11 menit baca
Cara Hilangkan Iklan di Android TV Tanpa Root, Pakai CleanYourTV yang Lagi Viral

CleanYourTV viral karena bisa menghapus iklan dan aplikasi bawaan di Android TV dan Google TV tanpa root. Ini cara kerjanya, TV yang didukung termasuk Polytron

Banyak pemilik smart TV di Indonesia pernah mengalami hal yang sama. TV baru dinyalakan, tetapi yang muncul duluan justru deretan rekomendasi film, banner promosi, dan aplikasi bawaan yang tidak pernah dipakai. Mau buka Netflix atau YouTube saja harus melewati beberapa baris konten bersponsor. Di TV dengan RAM kecil, semua itu juga bikin menu terasa lemot.

Minggu ini ada satu proyek gratis yang ramai dibicarakan karena menawarkan jalan keluar: CleanYourTV. Ini adalah alat open source yang bisa mematikan iklan, layanan pelacakan, dan aplikasi bawaan di Android TV maupun Google TV, lalu menggantinya dengan tampilan home yang bersih. Hebatnya, semua itu dilakukan tanpa root, tanpa menghapus aplikasi, dan bisa dikembalikan seperti semula. Artikel ini akan menjelaskan bagaimana CleanYourTV bekerja, TV apa saja yang didukung, langkah pemasangannya, cara mengembalikan TV ke kondisi awal, serta risiko yang perlu diperhatikan sebelum mencobanya.

Awal mula CleanYourTV jadi viral

Cerita CleanYourTV dimulai dari hal sederhana. Pembuatnya, pengembang dengan akun GitHub Gathin23, ingin merapikan TV Mi milik orang tuanya. TV itu selalu menampilkan iklan sebelum orang tuanya bisa membuka Netflix. Ia lalu meminta Claude Code, asisten coding berbasis AI, untuk membersihkan TV tersebut lewat Wi-Fi.

Hasilnya diunggah ke X dalam bentuk foto sebelum dan sesudah. Dari situ, proyek ini menyebar dengan cepat:

  1. 17 Oktober 2026, unggahan sebelum dan sesudah itu diposting dan akhirnya ditonton sekitar 7,4 juta kali.
  2. Dalam empat hari, lebih dari 200 kontributor mengirim daftar untuk 170+ model TV.
  3. 19 Oktober 2026, nama repositorinya berganti dari tv-vibehack menjadi cleanyourtv.
  4. Saat artikel ini ditulis, README proyek mencatat 280 model TV dari 81 merek, tersedia dalam 25 bahasa, dengan launcher berukuran sekitar 500 KB.

Proyek ini juga sempat menjadi repositori nomor satu yang paling trending dalam sepekan versi Trendshift. Menurut README-nya, CleanYourTV sudah diliput 196 artikel dari 32 negara, mulai dari TechCrunch, TechRadar, dan Android Authority sampai DetikInet.

Catatan: Situs resmi proyek ini hanya cleanyour.tv dan kodenya ada di repositori GitHub Gathin23/cleanyourtv. Pembuatnya menegaskan domain lain yang memakai nama serupa, misalnya cleanyourtv.com, bukan milik proyek ini.

Cara kerja CleanYourTV di balik layar

Banyak orang mengira menghapus iklan di Android TV pasti butuh root atau flashing firmware. CleanYourTV memakai pendekatan yang jauh lebih aman. Android TV sebenarnya punya fitur debug yang sama dengan HP Android, yaitu ADB (Android Debug Bridge). Setelah fitur debugging dinyalakan, komputer di jaringan Wi-Fi yang sama bisa mengirim perintah ke TV.

Prosesnya terbagi menjadi tiga tahap utama:

  1. Backup. Daftar aplikasi yang terpasang dan beberapa pengaturan dicatat lebih dulu, supaya ada titik kembali.
  2. Disable. Layanan telemetri pabrikan, layanan iklan, baris konten rekomendasi, dan aplikasi bawaan yang tidak dipakai dinonaktifkan dengan perintah pm disable-user. Aplikasinya tidak dihapus, hanya dimatikan.
  3. Install launcher. Sebuah launcher kecil dipasang dan dijadikan home default, menggantikan home bawaan yang penuh iklan.

Karena aplikasi bawaan setiap merek berbeda, CleanYourTV tidak memakai satu daftar untuk semua TV. Asisten AI akan memeriksa aplikasi yang benar-benar ada di TV, lalu bertanya dulu sebelum mematikan sesuatu yang mungkin masih dipakai, misalnya asisten suara atau Chromecast.

TV apa saja yang didukung, termasuk merek di Indonesia

Secara umum, CleanYourTV bisa dipakai di semua TV yang menjalankan Android TV atau Google TV. Namun, ada beberapa catatan penting soal platform:

  • Android TV dan Google TV: pembersihan aplikasi dan launcher baru sama-sama bisa dipakai.
  • Amazon Fire TV: hanya bagian pembersihan yang berjalan, karena Fire OS tidak mengizinkan launcher pihak ketiga mengambil alih home.
  • Beberapa TV TCL versi pasar China: menolak pemasangan launcher apa pun, jadi hanya pembersihan yang bisa dilakukan.
  • Samsung (Tizen) dan LG (webOS): tidak didukung karena sistemnya berbeda dan tidak memakai ADB.

Dari sisi jumlah daftar yang sudah diuji, TCL paling banyak dengan 62 model, disusul Sony 34 model dan Xiaomi 30 model. Philips, Hisense, Skyworth, Sharp, Haier, dan Panasonic juga ada di daftar.

Yang menarik buat pembaca di sini, sudah ada beberapa model versi Indonesia yang tercatat dan diuji oleh kontributor:

  1. Polytron 2K (Android TV 11).
  2. SHARP 2T-C32GH3000I (Google TV 14).
  3. AQUA MatrixTV EE 50 inci 4K (Google TV 14).

Launcher bawaan CleanYourTV butuh minimal Android 8.0. Jadi, TV Android yang terlalu tua mungkin hanya bisa dibersihkan tanpa mengganti home.

Langkah pasang CleanYourTV dari komputer

Cara utama yang disarankan pembuatnya memakai komputer dan asisten coding AI yang punya akses ke terminal. Pilihan yang disebut di README antara lain Claude Code, Codex, dan Gemini CLI. Pastikan komputer dan TV tersambung ke Wi-Fi yang sama.

Berikut urutan langkahnya:

  1. Di TV, buka Settings → Device Preferences → About.
  2. Tekan tombol OK pada menu Build sebanyak tujuh kali sampai Developer options aktif.
  3. Kembali ke menu sebelumnya, buka Developer options, lalu nyalakan USB debugging. Kalau ada opsi Network debugging atau ADB debugging, nyalakan juga.
  4. Di komputer, buka asisten coding, lalu tempel isi file PROMPT.md dari repositori dan tulis model TV yang dipakai.
  5. Saat muncul pertanyaan "Allow USB debugging?" di TV, pilih izinkan.
  6. Jawab daftar pertanyaan dari asisten: aplikasi apa saja yang dipakai, aplikasi mana yang masuk dock, serta apakah asisten suara, Chromecast, dan update mau tetap dinyalakan.

Setelah itu, asisten akan melakukan backup, membersihkan aplikasi, memasang launcher, lalu mengecek setiap langkah lewat screenshot yang diambil dari TV. Menurut pembuatnya, dengan repositori ini sebagai konteks, prosesnya kira-kira 15 menit.

Buat yang ingin mengerjakannya secara manual tanpa AI, repositori juga menyediakan skrip Python. Contoh perintah dasarnya seperti ini:

BASH
python3 -m venv tools/venv && tools/venv/bin/pip install -r tools/requirements.txt
export TV_HOST=192.168.1.50
tools/venv/bin/python -I tools/tv.py --probe
tools/disable.sh examples/<model-tv>/debloat.txt

Alamat IP di atas hanya contoh. Pakai daftar yang sesuai model TV sendiri, jangan memakai daftar milik TV lain.

Bisa dari HP Android tanpa laptop

Tidak semua orang punya laptop atau terbiasa dengan terminal. Untuk kondisi ini, ada aplikasi Clean Your TV untuk Android buatan komunitas, dikembangkan oleh udhaykumarbala. Aplikasi ini gratis dan open source.

Cara kerjanya mirip versi komputer, tetapi lebih sederhana:

  • Aplikasi terhubung ke TV lewat Wi-Fi.
  • Aplikasi menunjukkan rencana pembersihan lebih dulu sebelum menjalankan apa pun.
  • Aplikasi menyimpan titik restore, lalu hanya mematikan aplikasi tanpa menghapusnya.

Menurut README, prosesnya sekitar lima menit. Perlu diingat bahwa aplikasi ini buatan komunitas, bukan bagian inti proyek, jadi unduh hanya dari tautan yang ada di situs resmi cleanyour.tv.

Tampilan baru setelah iklan hilang

Setelah proses selesai, home TV berubah total. Tampilannya dibuat mirip Apple TV, dengan latar hitam pekat dan dock berisi empat aplikasi favorit. Beberapa bagian yang akan terlihat:

  1. Top shelf yang menampilkan nama aplikasi yang sedang dipilih dengan efek cahaya warna dari ikon aplikasinya.
  2. Grid aplikasi lain yang muncul saat menekan tombol bawah.
  3. Tombol cepat untuk Inputs (HDMI, AV, Live TV), Wi-Fi atau Ethernet, dan Settings.
  4. Jam, tanggal, dan sapaan, plus screensaver jam yang bergerak pelan supaya layar tidak burn-in.
  5. Tema yang bisa mengganti warna, wallpaper, jumlah kolom, dan isi dock tanpa perlu build ulang.

Hasil akhirnya adalah TV tanpa baris konten bersponsor, tanpa ajakan "Discover", tanpa analitik yang terus mengirim data, dan tanpa aplikasi yang tidak pernah diminta. Tombol remote seperti YouTube dan Input juga dijaga agar tetap berfungsi setelah launcher bawaan dimatikan.

Tips: Launcher tetap berjalan normal walaupun mode debugging dimatikan lagi setelah proses selesai.

Yang perlu diperhatikan sebelum mencoba

CleanYourTV relatif aman karena tidak ada yang di-flash, di-root, atau dihapus. Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu dipahami supaya tidak kaget:

  1. Iklan YouTube tidak hilang. Iklan YouTube datang dari server yang sama dengan videonya, jadi tidak bisa diblokir dengan cara ini.
  2. Iklan di dalam aplikasi hanya bisa dikurangi sebagian. Caranya dengan Private DNS (Android 9 ke atas) yang diarahkan ke resolver pemblokir iklan seperti AdGuard DNS. Konsekuensinya, penyedia DNS itu bisa melihat semua permintaan DNS dari TV.
  3. Update firmware bisa mengembalikan iklan. Setelah update, aplikasi yang tadinya dimatikan bisa aktif lagi dan home kembali ke bawaan. Repositori menyediakan check.py untuk mengecek perubahan dan --fix untuk menerapkan ulang daftar.
  4. Matikan lagi debugging setelah selesai. ADB lewat jaringan berjalan tanpa enkripsi di port 5555. Pada sebagian firmware, perangkat lain di jaringan yang sama bahkan bisa mengakses TV tanpa izin.
  5. Jangan mematikan aplikasi sembarangan. Risiko terbesar adalah mematikan komponen yang dibutuhkan TV, misalnya input HDMI atau wizard setup di Google TV.

Peringatan: Untuk Google TV, matikan launcher bawaan hanya setelah launcher baru terpasang dan berjalan. Kalau urutannya terbalik, home bisa jatuh ke aplikasi tes pabrik atau malah crash berulang.

Cara mengembalikan TV seperti semula

Salah satu alasan banyak orang berani mencoba adalah adanya fitur restore. Sebelum mematikan apa pun, skrip akan menyimpan catatan kondisi awal TV di folder ~/.cleanyourtv/ pada komputer.

Untuk mengembalikannya, cukup jalankan satu baris perintah dengan daftar yang sama:

BASH
TV_HOST=192.168.1.50 tools/restore.sh examples/<model-tv>/debloat.txt

Beberapa hal yang terjadi saat restore:

  • Aplikasi yang tadinya dimatikan oleh CleanYourTV diaktifkan kembali.
  • Aplikasi yang memang sudah dimatikan sendiri sebelumnya tetap mati.
  • Home kembali ke launcher bawaan.
  • Launcher CleanYourTV tetap terpasang dan bisa dihapus manual lewat Settings → Apps.

Kalau komputer tidak bisa terhubung ke TV, aplikasi bawaan juga bisa diaktifkan ulang lewat menu Settings → Apps di TV itu sendiri.

Cocok dicoba di rumah Indonesia?

Buat pengguna di Indonesia, CleanYourTV terasa relevan karena TV Android murah dari Xiaomi, TCL, Polytron, Sharp, dan Aqua banyak dipakai di rumah. TV seperti ini sering punya RAM 1 GB sampai 2 GB, sehingga home penuh rekomendasi dan aplikasi bawaan bikin perpindahan menu terasa berat.

Ada beberapa poin praktis yang bisa dipertimbangkan:

  1. Gratis tanpa biaya langganan. Proyek ini berlisensi MIT, jadi tidak perlu bayar dalam dolar untuk alatnya. Biaya baru muncul kalau ingin memakai asisten AI berbayar seperti Claude Code.
  2. Tidak perlu VPN. Semua proses berjalan di jaringan Wi-Fi rumah sendiri.
  3. Bisa membantu orang tua dari jauh. README menjelaskan cara menyambung lewat jaringan pribadi Tailscale, dengan catatan port ADB tidak boleh dibuka ke internet lewat router.
  4. Cek dulu daftar model. Model versi Indonesia seperti Polytron 2K dan Sharp 2T-C32GH3000I sudah ada. Kalau model TV belum tercatat, asisten AI akan memeriksa perangkat secara langsung.

Kalau TV di rumah ternyata Samsung atau LG, CleanYourTV belum bisa dipakai. Alternatif yang paling realistis untuk dua merek itu adalah memakai DNS pemblokir iklan di router, dengan risiko beberapa aplikasi tidak bisa berjalan normal.

Checklist

  • Pastikan TV memakai Android TV atau Google TV, bukan Tizen atau webOS.
  • Cek apakah model TV sudah ada di daftar repositori.
  • Siapkan komputer dengan asisten coding AI, atau aplikasi Clean Your TV di HP Android.
  • Nyalakan Developer options dan USB debugging di TV.
  • Simpan daftar debloat yang dipakai untuk keperluan restore.
  • Matikan lagi USB debugging dan Network debugging setelah selesai.

Poin penting

  • CleanYourTV viral sejak 17 Oktober 2026 dan kini mencatat 280 model TV dari 81 merek.
  • Iklan dan aplikasi bawaan dimatikan tanpa root dan tanpa dihapus.
  • Polytron 2K, Sharp 2T-C32GH3000I, dan Aqua MatrixTV versi Indonesia sudah diuji kontributor.
  • Iklan YouTube tidak ikut hilang.
  • Restore cukup dengan satu perintah atau lewat menu Settings → Apps di TV.

Referensi

  1. GitHub (2026). Gathin23/cleanyourtv README
  2. CleanYourTV (2026). Your TV, minus the ads
  3. GitHub (2026). CleanYourTV PROMPT.md
  4. X (2026). Unggahan gathint soal TV Mi orang tuanya
  5. Trendshift (2026). cleanyourtv repository
  6. GitHub (2026). Clean Your TV Android app oleh udhaykumarbala

Pertanyaan Umum

Apakah CleanYourTV butuh root untuk menghilangkan iklan di Android TV?
Tidak. CleanYourTV hanya memakai fitur USB debugging dan ADB lewat Wi-Fi yang memang tersedia di Android TV. Aplikasi bawaan dimatikan, bukan dihapus, jadi tidak perlu root atau flashing firmware.
Apakah TV bisa rusak setelah dipakai CleanYourTV?
Risikonya kecil karena tidak ada yang dihapus atau di-flash. Masalah bisa muncul kalau komponen penting ikut dimatikan, misalnya input HDMI. Karena itu proses dilakukan bertahap, dan ada skrip restore serta menu Settings → Apps untuk mengaktifkan kembali aplikasi.
Apakah iklan YouTube di TV ikut hilang?
Tidak. Iklan YouTube datang dari server yang sama dengan videonya, sehingga tidak bisa diblokir oleh CleanYourTV maupun DNS pemblokir iklan.
Apakah bisa dipakai di TV Samsung atau LG?
Belum bisa. Samsung memakai Tizen dan LG memakai webOS, dua sistem yang tidak mendukung ADB seperti Android TV. CleanYourTV hanya untuk Android TV dan Google TV, dengan dukungan terbatas untuk Fire TV.
Apakah bisa tanpa laptop?
Bisa, lewat aplikasi Clean Your TV untuk HP Android buatan komunitas. Aplikasi ini menghubungkan HP ke TV lewat Wi-Fi, menunjukkan rencana pembersihan, menyimpan titik restore, lalu menjalankan prosesnya dalam beberapa menit.

Kesimpulan

CleanYourTV menjawab keluhan lama pemilik Android TV, yaitu home yang penuh iklan dan aplikasi bawaan. Pendekatannya cukup aman karena tidak memakai root, tidak menghapus aplikasi, dan selalu menyediakan jalan untuk kembali ke kondisi awal.

Buat pemilik TV Xiaomi, TCL, Polytron, Sharp, atau Aqua di Indonesia, alat ini layak dicoba, terutama di TV dengan RAM kecil yang terasa lemot. Pastikan saja model TV sudah dicek, daftar debloat disimpan, dan mode debugging dimatikan lagi setelah selesai.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!

Tinggalkan komentar