Teknologi
Harga Nothing Headphone 1 Pro: Spek ANC + Triple Driver
Sep 2026: Nothing Headphone (1) Pro US$399. Cek harga Rp, spek triple-driver xMEMS, ANC 46 dB, Flat EQ Metropolis, dan catatan beli dari Indonesia.

Nothing naik kelas lagi di lini headphone. Nothing Headphone (1) Pro bukan sekadar ganti label “Pro” — tiap cup bawa tiga driver, ANC klaim 46 dB, plus saklar fisik Flat EQ hasil kolaborasi Metropolis Studios di London.
Rilis di New York 28 September 2026, mulai dijual 29 September 2026. Harga resmi: US$399 / £349 / €349. Artikel ini bedah harga Nothing Headphone 1 Pro, spek lengkap, banding singkat ke Sony–Bose–Apple, plus catatan praktis buat yang pantau dari Indonesia.
Harga resmi Nothing Headphone 1 Pro

Angka di bawah dari Nothing.tech, Amazon, Best Buy, plus ringkasan Beebom / MusicTech / TechSpot (28–29 Sep 2026). Konversi Rupiah pakai kurs kasar ~Rp16.500/US$ — cuma patokan, bukan harga etalase Indo.
| Wilayah / listing | Harga resmi | Kira-kira Rp | Catatan |
|---|---|---|---|
| AS (Nothing / Amazon / Best Buy) | US$399 | ~Rp6,6 juta | Mulai jual 29 Sep 2026 |
| UK | £349 | ~Rp7,3 juta* | *kurs £ kasar |
| Eropa | €349 | ~Rp6,5–7 juta* | *tergantung VAT lokal |
| Headphone (1) non-Pro (acuan) | US$299 | ~Rp4,9 juta | Selisih Pro +US$100 |
Yang perlu diingat sebelum transfer ke importer:
- Belum ada harga resmi Indonesia — Nothing belum umumkan jadwal Indo untuk model Pro
- Warna cuma dua: Black dan White
- Isi kotak: headphone + hard case + kabel USB-C + kabel 3,5 mm (menurut ringkasan outlet)
- Pajak, bea, dan margin lokal biasanya nambah dari angka US$ di atas
Tips: Kalau budget ketat dan butuh ANC sehari-hari saja, Headphone (1) non-Pro masih relevan di US$299. Naik ke Pro kalau memang butuh triple-driver, Flat EQ, dan ANC 46 dB.
Spek lengkap: triple-driver, ANC 46 dB, baterai 68 jam

Ini bagian yang paling sering dicari setelah harga. Ringkasannya dari Nothing + liputan Gizmochina, Beebom, WIRED, dan The Verge.
| Bagian | Detail |
|---|---|
| Tipe | Over-ear wireless, flagship |
| Driver | Triple-driver per cup: bass 40 mm + precision mid (13×8 mm) + treble xMEMS solid-state |
| ANC | Adaptive hybrid, klaim sampai 46 dB (naik dari 42 dB di Headphone 1) |
| Mic ANC | 10 mic; panggilan pakai setup 4 mic + DNN anti-angin |
| Audio nirkabel | Bluetooth 6.1, AAC / SBC / LDAC (sampai 24-bit/96 kHz), LC3 buat broadcast |
| Audio kabel | USB-C lossless sampai 24-bit/192 kHz; jack 3,5 mm sampai 24-bit/96 kHz |
| Spatial | Dynamic Spatial Audio + head tracking; 5 mode (Standard, Studio B, Club, Concert Hall, Live House) |
| Baterai | Sel 1.060 mAh — sampai 68 jam AAC tanpa ANC / 30 jam dengan ANC; LDAC ~53 / 28 jam |
| Fast charge | 5 menit ≈ 4 jam putar (ANC off) atau 2 jam (ANC on) |
| Bobot | 327 g (aluminium + titanium + kaca 9H Panda) |
| Ketahanan | IP52 |
| Kontrol | Roller volume, paddle, tombol fisik (bukan capacitive) |
| Lain | Google Fast Pair, Microsoft Swift Pair, dual connection, low-lag, in-ear detection, Auracast (TX/RX via app) |
| App | Nothing X (iOS & Android) — Advanced EQ 8-band, preset Metropolis, Dual Connection |
| Warna | Black, White |
flowchart LR
A[Sinyal audio] --> B[Bass 40mm]
A --> C[Precision mid]
A --> D[xMEMS treble]
B --> E[Cup kiri/kanan]
C --> E
D --> E
E --> F{Flat EQ switch?}
F -->|On| G[Profil netral studio]
F -->|Off| H[EQ app / Spatial / preset]Poin teknis yang sering dibahas outlet:
- Bukan satu driver buat semua frekuensi — bass, mid, treble dipisah biar kurang “muddy”
- Kaca Panda 9H di samping cup biar terlihat sebagian arsitektur driver; klaim lolos uji jatuh >1 m berulang
- IP52 — tahan debu ringan dan cipratan, bukan buat diguyur
- Tidak lipat penuh — case gaya “bra” menutup cup, headband jadi pegangan (mirip kritik AirPods Max)
Catatan: Klaim jam baterai dari lab Nothing dengan codec AAC. LDAC dan volume keras biasanya lebih boros — anggap angka max sebagai plafon, bukan jaminan harian.
Flat EQ Metropolis Studios: buat apa saklarnya

Fitur yang bikin “Pro” terasa lebih dari marketing. Nothing kerja sama dengan Metropolis Studios (London) — studio yang pernah dipakai produser kelas atas.
Yang didapat dari kolaborasi itu:
- Saklar fisik Flat EQ di sudut dalam cup kiri — satu sentuhan ke profil netral
- Saat Flat EQ nyala, transparency, spatial, dan EQ lain dimatikan biar tidak “warnai” mix
- Mode spatial Studio B meniru ruang mix Metropolis
- Lima preset genre via app: Neo-Jazz, British Rock, UK Rap + Grime, Electronica, UK Bass
- Advanced EQ di Nothing X bisa atur driver secara terpisah (hands-on 9to5Google bilang opsinya hampir overwhelming)
Buat siapa ini relevan:
- Producer / engineer yang banding mix di pesawat atau kos
- Creator yang review audio sebelum upload
- Pendengar biasa yang suka suara netral — meski The Verge bilang banyak orang lebih nyaman dengan sedikit boost high lewat EQ app daripada Flat penuh
Peringatan: Flat EQ bukan “suara terbaik buat semua genre”. Kalau dengar pop/hip-hop di jalan, preset Balanced atau genre Metropolis sering lebih enak. Flat paling masuk akal saat kerja kritis.
Banding singkat: Nothing vs Sony XM6, Bose, AirPods Max

The Verge dan TechSpot menempatkan Headphone 1 Pro di kelas yang sama dengan Sony WH-1000XM6, Bose QuietComfort Ultra (Gen 2), dan AirPods Max 2 — tapi dengan harga listing yang lebih rendah di AS.
| Aspek | Nothing HP 1 Pro | Rival tipikal (kelas atas) |
|---|---|---|
| Harga AS | US$399 | Sony/Bose ~US$450; AirPods Max lebih mahal |
| Driver | Triple (bass + mid + xMEMS) | Umumnya single dynamic |
| ANC klaim | 46 dB / 10 mic | XM6 & Bose masih sering menang di lab/hands-on penuh |
| Hi-Res | LDAC + USB-C 24/192 | Bervariasi per merek |
| Studio tools | Flat EQ switch + Metropolis | Jarang ada saklar fisik netral |
| Desain | Cassette-cup khas Nothing + kaca | Lebih “safe” / premium klasik |
| Ekosistem | Nothing X; ChatGPT deeper di Nothing Phone | Sony/Bose app; Apple kuat di iOS |
Hands-on awal The Verge (29 Sep 2026):
- ANC Nothing impresif buat low rumble (AC, pesawat), bagus di lalu lintas — tapi belum mengalahkan tiga besar
- Suara default Balanced cenderung mid/high forward (vokal & simbal lebih “gigit”)
- Kontrol fisik (roller volume) dipuji — jarang ke-trigger tanpa sengaja
- Case hard shell melindungi cup, headband tetap terbuka
Ringkas buat keputusan beli:
- Prioritas ANC perjalanan + app matang → Sony / Bose masih aman
- Prioritas iPhone + spatial Apple → AirPods Max
- Prioritas desain beda + triple-driver + Flat EQ + harga di bawah rival → Nothing Headphone 1 Pro masuk akal
Cara pakai Nothing X dan koneksi harian

Tidak wajib punya Nothing Phone. MusicTech menegaskan headphone ini jalan di iOS, Android lain, macOS, Linux, Windows. Yang hilang tanpa Nothing Phone terutama integrasi ChatGPT di ekosistem NothingOS.
Alur praktis pertama kali:
Baca juga Harga Infinix Xbook 14 Neo Indonesia: Spek Laptop Ringan
- Cas singkat (fast charge 5 menit sudah bisa uji putar)
- Pairing lewat Bluetooth — atau Google Fast Pair / Microsoft Swift Pair kalau perangkat mendukung
- Install Nothing X, update firmware kalau ada
- Coba Balanced dulu, baru main Advanced EQ atau preset Metropolis
- Uji Flat EQ dengan lagu referensi yang sudah dikenal baik
- Aktifkan dual connection kalau sering ganti laptop ↔ HP
- Kalau nonton/game, cek low-lag mode
- Auracast (broadcast) lewat app kalau mau share audio ke perangkat lain yang support
Kontrol fisik yang biasanya dipakai tiap hari:
- Roller — volume
- Paddle / tombol — play/pause, skip, mode ANC/transparency (sesuai mapping app)
- Saklar Flat EQ — hanya saat kerja kritis, jangan dikira tombol power
Tips: Simpan satu preset “jalan” (ANC on + EQ lembut) dan satu preset “studio” (Flat atau Studio B). Ganti dengan cepat lewat app biar tidak ribet tiap ganti konteks.
Cocok dicoba dari Indo minggu ini

Nothing Phone sudah relatif dikenal di komunitas Android Indo. Headphone Pro ini beda cerita: belum ada pengumuman harga atau tanggal rilis resmi Indonesia saat artikel ditulis (29 Sep 2026 WIB).
Yang relevan buat pembaca di sini:
- Patokan harga — US$399 ≈ Rp6,6 juta sebelum pajak/ongkir; listing UK/EU bisa beda setelah VAT
- Impor pribadi — cek bea + PPN; bandingkan ke harga XM6 / Bose di e-commerce lokal yang sudah include pajak
- Garansi — unit AS/EU sering beda saluran service; tanya dulu ke toko resmi Nothing Indo kalau nanti masuk
- Codec — HP Android flagship di Indo umumnya support LDAC; iPhone tetap di AAC (tapi USB-C lossless tetap ada buat desk setup)
- Creator / podcast / music bedroom — Flat EQ + jack 3,5 mm + USB-C Hi-Res praktis buat yang mix ringan di kos tanpa monitor mahal
- Komuter TransJakarta / KRL / pesawat — ANC 46 dB klaimnya naik dari gen-1; Verge bilang bagus, tapi jangan harapkan ajaib mengalahkan Bose di semua frekuensi
Kalau lagi nunggu stok resmi Indo, pantau:
- Situs nothing.tech dan channel Nothing Indonesia
- Best Buy / Amazon buat referensi spek (bukan otomatis berarti bisa dikirim ke ID)
- Banding harga lokal Sony XM6 / Bose Ultra yang sudah ada garansi resmi
Untuk teman-teman yang sudah pakai Ear / Headphone (1), Pro ini loncatan paling kelihatan di driver dan Flat EQ — bukan cuma ganti bantalan.
Checklist sebelum beli Nothing Headphone 1 Pro
- Bandingkan US$399 (~Rp6,6 jt) ke harga XM6/Bose di etalase Indo (sudah pajak)
- Pastikan HP/laptop support LDAC kalau mau Hi-Res wireless
- Siapkan kabel USB-C / 3,5 mm buat sesi lossless atau DAW
- Install Nothing X dan coba Flat EQ vs Balanced di lagu referensi
- Cek kebijakan garansi/impor sebelum checkout luar negeri
- Uji kenyamanan 327 g + case non-fold di tas kerja / carrier
Poin penting
- Harga Nothing Headphone 1 Pro: US$399 (AS), £349 (UK), €349 (EU); jual mulai 29 Sep 2026
- Triple-driver: bass 40 mm + precision mid + xMEMS treble
- ANC adaptif klaim 46 dB (10 mic); panggilan 4 mic + DNN
- Baterai sampai 68 jam (AAC, ANC off) / 30 jam (ANC on); fast charge 5 menit
- Flat EQ fisik + preset Metropolis Studios; spatial 5 mode + head tracking
- Bluetooth 6.1, LDAC, USB-C 24/192, jack 3,5 mm, IP52, bobot 327 g
- Belum ada harga resmi Indonesia — hitung pajak/ongkir kalau impor
Referensi
- Nothing (2026). Headphone (1) Pro product page — pricing and feature materials on nothing.tech
- Nothing Community (2026). V debuts the all-new Headphone (1) Pro — campaign and still-life assets
- 9to5Google (2026). Nothing Headphone (1) Pro pack hardware, audio upgrades for $399
- Beebom Gadgets (2026). Nothing Headphone 1 Pro Is Here with a Wild Audio Setup and a Very Long Battery Life
- Gizmochina (2026). Nothing Headphone (1) Pro debuts with xMEMS tweeter and up to 68hr battery
- MusicTech (2026). Nothing Headphone (1) Pro: price, specs and studio features
- The Verge (2026). Nothing’s new flagship Headphone 1 Pro put you in the studio
- WIRED (2026). Nothing’s New Headphone (1) Pro Are Made for the Studio
- TechSpot (2026). Nothing's new Headphone (1) Pro wants to rival Bose and Sony
- Gizmodo (2026). Nothing’s New Wireless Headphones Take the Pro Label Literally
- Trusted Reviews (2026). Nothing Headphone 1 Pro Review: Style and Substance
- Metropolis Studios / Nothing collab notes as summarized in MusicTech and Nothing materials (2026)
Pertanyaan Umum
Berapa harga Nothing Headphone 1 Pro?
Apa bedanya Headphone 1 Pro vs Headphone (1)?
Apakah harus punya Nothing Phone?
ANC-nya sehebat Sony XM6 atau Bose?
Kapan masuk Indonesia?
Flat EQ itu wajib dipakai tiap hari?
Kesimpulan
Nothing Headphone (1) Pro menaruh angka yang jelas: US$399, triple-driver dengan xMEMS, ANC klaim 46 dB, baterai sampai 68 jam, dan saklar Flat EQ yang jarang ada di rival sekelas. Desain cassette-cup khas Nothing tetap jadi pembeda visual di kerumunan Sony–Bose–Apple.
Buat harga Nothing Headphone 1 Pro di Indonesia, anggap dulu patokan ~Rp6,6 juta plus pajak/ongkir sampai ada listing resmi. Kalau prioritasnya ANC perjalanan paling senyap, cek dulu XM6/Bose lokal yang sudah bergaransi. Kalau yang dicari triple-driver, Hi-Res USB-C/LDAC, dan alat studio ringan di tas, Pro ini layak masuk shortlist minggu ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berbagi pendapat!
Tinggalkan komentar